This is an outdated version published on 2025-02-04. Read the most recent version.

Pengaruh Pendidikan, Kesehatan, dan Pengangguran terhadap IPM di Indonesia Periode 2021 - 2023

Authors

  • Amrun Rosyid Program Studi Manajemen Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Elok Damayanti Program Studi Manajemen Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Sarmilah Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI Makassar
  • ST Rohani Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI Makassar
  • Syalwa Shabila Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI Makassar
  • Elok Damayanti Program Studi Manajemen Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • I G A Aju Nitya Dharmani Program Studi Manajemen Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Ariyani Program Studi Akuntansi, Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Putri Zanufa Sari Program Studi Akuntansi, Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Nila Sari Program Studi Akuntansi, Universitas Narotama Surabaya, Indonesia
  • Rr Prastoeti Program Studi Akuntansi, Universitas Narotama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29138/jkis.v3i2.57

Keywords:

Pendidikan, Kesehatan, Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, Regresi Linier Berganda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, kesehatan, dan pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2021 hingga 2023, penelitian ini melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia sebagai subjek. Variabel yang diteliti mencakup rata-rata tahun sekolah sebagai indikator pendidikan, jumlah fasilitas kesehatan sebagai indikator kesehatan, dan tingkat pengangguran sebagai indikator ekonomi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor berpengaruh signifikan terhadap IPM. Pendidikan memiliki dampak positif yang kuat terhadap peningkatan IPM, diikuti oleh kesehatan yang juga menunjukkan kontribusi penting. Sementara itu, pengangguran berperan negatif dalam mempengaruhi IPM, di mana tingkat pengangguran yang lebih rendah berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang terintegrasi dalam meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan serta menciptakan lapangan kerja untuk mempercepat peningkatan IPM secara merata di seluruh Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam pembangunan manusia.

Downloads

Published

2025-02-04

Versions

How to Cite

Rosyid, A., Damayanti, E., Sarmilah, Rohani, S., Shabila, S., Damayanti, E., Dharmani, I. G. A. A. N., Ariyani, Sari, P. Z., Sari, N., & Prastoeti, R. (2025). Pengaruh Pendidikan, Kesehatan, dan Pengangguran terhadap IPM di Indonesia Periode 2021 - 2023. Jurnal Kompetensi Ilmu Sosial, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.29138/jkis.v3i2.57

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>