Pengaruh Pendidikan, Kesehatan, dan Pengangguran terhadap IPM di Indonesia Periode 2021 - 2023
DOI:
https://doi.org/10.29138/jkis.v3i2.57Keywords:
Pendidikan, Kesehatan, Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, Regresi Linier BergandaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, kesehatan, dan pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2021 hingga 2023, penelitian ini melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia sebagai subjek. Variabel yang diteliti mencakup rata-rata tahun sekolah sebagai indikator pendidikan, jumlah fasilitas kesehatan sebagai indikator kesehatan, dan tingkat pengangguran sebagai indikator ekonomi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor berpengaruh signifikan terhadap IPM. Pendidikan memiliki dampak positif yang kuat terhadap peningkatan IPM, diikuti oleh kesehatan yang juga menunjukkan kontribusi penting. Sementara itu, pengangguran berperan negatif dalam mempengaruhi IPM, di mana tingkat pengangguran yang lebih rendah berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang terintegrasi dalam meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan serta menciptakan lapangan kerja untuk mempercepat peningkatan IPM secara merata di seluruh Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam pembangunan manusia.
Downloads
Published
Versions
- 2025-04-01 (2)
- 2025-02-04 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amrun Rosyid, Elok Damayanti, Sarmilah, ST Rohani, Syalwa Shabila, Elok Damayanti, I G A Aju Nitya Dharmani, Ariyani, Putri Zanufa Sari, Nila Sari, Rr Prastoeti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

